Breaking News
Kumpulan informasi aktual seputar peristiwa penting yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, meliputi isu politik, kebijakan pemerintah, bencana, dan dinamika sosial masyarakat.
BRIMO BRIMO BRIMO BRIMO

747 Kasus HIV Terdeteksi di Fakfak, Samaun Dahlan Tegaskan Komitmen Eliminasi AIDS 2030

BRIMO

Ransiki – 747 Kasus HIV Terdeteksi Bupati Samaun Dahlan menyebut sebanyak 747 orang di Kabupaten Fakfak Papua Barat terindikasi positif HIV.

Data tersebut diungkapkan Bupati Samaun Dahlan di momen peringatan Hari AIDS se-Dunia 1 Desember 2025 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ma’ruf Amin Fakfak, Senin (1/12/2025).

“Hari AIDS se-Dunia ini merupakan momen penting untuk menguatkan komitmen kita dalam penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Fakfak ini,” tegasnya.

Bupati menyebutkan, untuk Provinsi Papua Barat dari tahun 2013 sampai April 2025 terdeteksi sekiranya 5.893 kasus.

“Sementara untuk kita di Kabupaten Fakfak hingga November 2025 ditemukan kasus positif sebesar 747 orang,” katanya.

Di balik angka tersebut, ia menegaskan bahwa banyak orang dengan HIV/AIDS yang menderita dan membutuhkan dukungan.

“Karena itu, tidak ada alasan untuk kita guna mengambil langkah strategis yang terintegrasi menuju tercapainya eliminasi AIDS pada 2030 mendatang,” pungkasnya.

Lebih lanjut dikatakan Bupati, bahwa Pemda Fakfak terus menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat layanan kesehatan, termasuk konseling, pemeriksaan, pengobatan dan pendampingan bagi Orang Dengan HIV AIDS (ODHA).

Baca Juga : Polres Fakfak Apel Siaga 1 Desember 2025: Jamin Kamtibmas, Cegah Pengibaran Bendera OPM

747 Kasus HIV Terdeteksi
747 Kasus HIV Terdeteksi

“Tentu melalui sinergi lintas sektor, termasuk dengan Dinas Kesehatan Fakfak, rumah sakit, Puskesmas, tokoh adat hingga tokoh agama, dunia pendidikan, LSM termasuk komunitas,” ujarnya.

Tujuannya, kata Bupati, untuk memastikan semua masyarakat Kabupaten Fakfak mendapatkan layanan kesehatan prima, tanpa terkecuali.

“Saya juga mengajak kita semua untuk menghapus stigma buruk terhadap ODHA, karena HIV bukanlah aib atau dosa,” tekannya.

Ia juga menyinggung tantangan penanggulangan HIV/AIDS di tengah dinamika sosial, perubahan perilaku, perkembangan teknologi dan tantangan kesehatan global.

“Untuk itu, kita harus memastikan layanan kesehatan HIV/AIDS tersedia, terjangkau dan ramah serta berkelanjutan bagi semua orang yang membutuhkan,” pinta Samaun Dahlan.

Adapun tema peringatan Hari AIDS se-Dunia tahun ini di Fakfak ialah “Bersama Hadapi Perubahan, Jaga Keberlangsungan Layanan HIV”.

tersebut diungkapkan Bupati Samaun Dahlan di momen peringatan Hari AIDS se-Dunia 1 Desember 2025 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ma’ruf Amin Fakfak, Senin (1/12/2025).

menyinggung tantangan penanggulangan HIV/AIDS di tengah dinamika sosial, perubahan perilaku, perkembangan teknologi dan tantangan kesehatan global.

Klik Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *